Wednesday, November 7, 2007

Setting Network..

Pada intinya, setting network pada debian ditentukan oleh beberapa file yaitu:
1./etc/network/interfaces
2./etc/network/options

/etc/network/interfaces
File ini memuat konfigurasi IP yang akan digunakan oleh Network Interface yang terpasang pada suatu komputer. Selain alamat IP, file ini juga menyimpan informasi tentang routing. Di bawah ini adalah salah satu contoh isi file /etc/network/intefaces:

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.30.10
network 192.168.30.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.30.255
gateway 192.168.30.11



Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan
dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi IP karena
lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini
digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri.
Konfigurasi untuk eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP
statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah:
1. address: menentukan IP address yang digunakan suatu komputer.
2. network: menentukan Network Address komputer.
3. netmask: menentukan subnet mask network komputer.
4. broadcast: menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan
diri pada jaringan.
5. gateway: menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut
mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya.

Setelah selesai melakukan perubahan pada file ini anda dapat mengaktifkan setting ini dengan
menjalankan perintah:
debian:~# /etc/init.d/networking start

Untuk memeriksa apakah setting ini sudah benar, ketikkan ifconfig di terminal
dan jika muncul :
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:10:83:01:18:41
inet addr:192.168.30.10 Bcast:192.168.30.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::210:83ff:fe01:1841/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING PROMISC MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:116392026 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:172631398 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:1681468257 (1.5 GiB) TX bytes:3669393927 (3.4 GiB)
Interrupt:9 Base address:0xece0
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0....

settingan dah bener! test coba ping ke kompie sebelah..

/etc/network/options
File ini memuat beberapa pilihan yang dapat dijalankan bersamaan dengan aktifasi alamat IP
pada bagian di atas. Secara default, file ini mengandung 3 baris. Isi file ini kurang lebih seperti di bawah ini.

ip_forward=no
spoofprotect=yes
syncookies=no

Baris pertama menunjukkan bahwa komputer ini tidak digunakan untuk memforward paket data yang diterimanya ke komputer lain. ip_forward harus diset yes bila memang komputer ini
dibangun untuk bertindak sebagai router atau bridge. Baris kedua menunjukkan bahwa perlindungan ipspoof aktif. Ada baiknya pilihan ini selalu yes untuk menghindari terjadinya spoofing alamat IP kita oleh orang lain. Baris ketiga menyatakan bahwa syncookies tidak diaktifkan. Pilihan ini bertujuan untuk membatasi jumlah usaha membuat koneksi baru dari komputer lain ke komputer kita. Bila komputer kita menerima semua request secara serentak dengan jumlah banyak, besar kemungkinan bahwa komputer kita akan hang dalam waktu singkat.

Read More......

Tuesday, November 6, 2007

Kenapa Debian?

Baca disini ya kenapa alasannya pakai Debian... (bisa dijadikan pertimbangan lah..)

Sedangkan penulis baru kenal Debian sejak Tahun 2004-2005 klo ga salah waktu itu ada Pelatihan Administrasi Jaringan di Poltek Jember... (Belum kenal Debian sama skali waktu itu), distro pertama Mandrake 10 (Berulang kali format Hardisk, karna blom bisa partisi) sampe2 hardisk ga bisa di tinggali OS lagi (blom tau apa2, hardisk langsung di jual aja ;), trus SuSe 9 dengan tampilan yang wah waktu itu.

Semenjak abis pelatihan itu lah... sering maen ama Debian, ternyata ga susah-susah banget... seperti cerita temen-temen....

ada e-Book nya disini, Bahasa Indonesia bro... tulisanku (Instalasinya aja)
dan yang paling penting adalah

GUNAKANLAH DISTRO SEPERTI YANG DIGUNAKAN TEMAN ANDA! Janganlah memilih distro karena KATANYA hebat... Jika ada rekan tempat berkonsultasi, akan sangat membantu, terutama jika kita sendiri tidak punya waktu untuk memahami GNU/ Linux secara dalam

Read More......

Friday, November 2, 2007

Gutsy Release Party...

Besok ada Party Gutsy... serentak di Seluruh Indonesia (Semoga Saja ;)
Baca Lengkapnya

Read More......

Thursday, January 18, 2007

ada aja...

Blog pertama...
Baru bisa bikin Blog...
Go-Blog....

Read More......